Gemerlap Piala Dunia 2006 : Tinjauan Para Pakar Ekonomi & Politik

WC2006

Greg Mankiw seorang Profesor Ekonomi dari universitas Harvard memberikan pendapat (pertanyaan kuliah?) hubungan perhelatan akbar sepak bola ini dengan PDB total suatu negara peserta bisa mempengaruhi perolehan pencapaian di turnamen ini, berdasarkan pada sebuah hasil riset serupa pada penyelenggaraan Olimpiade dan kesuksesan secara ekonomis dari penyelenggaraan turnamen seharusnya lebih mendorong publik eropa untuk memilih kebijakan ekonomi pro-pertumbuhan. Sangat bagus tulisan dan komentator-komentator dari blog dari Prof Greg. Lebih lengkap dan kompeten baca disini http://gregmankiw.blogspot.com/2006/06/world-cup.html

Situs Bank Dunia dan juga blog milik Bank Dunia (ya, pakar-pakar dari Bank Dunia juga turut ber-blogging ria ) ) juga turut memberikan pandangannya mengenai Piala Dunia 2006 ini.
http://rru.worldbank.org/features/worldcup2006.aspx
http://psdblog.worldbank.org/psdblog/2006/06/theworldcup_e.html

Makalah dari Alex Edmans, Diego Garc´ıa, dan Øyvind Norli (Sports Sentiment and Stock Returns ) yang mengurai tentang hubungan runtuhnya pasar saham dengan sebuah kekalahan pertandingan sepak bola di Piala Dunia.

Riset oleh Goldman Sachs mengenai Ekonomi 2006 dan Piala Dunia http://www.gs.com/insight/research/reports/docs/WCB2006.pdf

Dan terakhir adalah tinjauan dari blog milik Daniel Drezner http://www.danieldrezner.com/archives/002740.html , seorang Profesor ilmu politik dari Universitas Chicago, mengenai perang sepak bola (opini Daniel bahwa sepak bola tidak bisa menghadirkan perdamaian dan menghentikan perang serta menyatakan bahwa itu semua hanyalan retorika yang terlalu di besar-besarkan).

Adakah para pakar akademisi kita akan memberikan analisisnya mengenai Piala Dunia 2006? Misalkan mengenai pengaruh monopoli penyiaran siaran Piala Dunia 2006 oleh SCTV secara ekonomi, sosial dan politik serta dampaknya bagi masyarakat Indonesia baik langsung maupun tidak, atau tinjauan suhu politik Indonesia era Piala Dunia 2006? tentu saya akan sangat senang jika bisa membacanya hasil analisisnya. Tapi pakar sungguhan 100% loh, bukan yang hanya 68% P .