Fusion-io, teknologi penyimpanan data berperforma tinggi

image

Perkembangan teknologi khususnya di bidang komputasi semakin hari semakin cepat, semakin luas dan semakin kompetitif nilai kepemilikannya.

Perangkat keras komputasi semakin berkembang, mulai dari kecepatan pemroses, semakin luas kapasitas, dan semakin mengecil ukurannya (hukum Moore).

Hal tersebut dapat dilihat dari evolusi perangkat pemroses/prosesor komputer yang dulu di awal tahun 2000 memiliki hanya satu intiย  pemroses dengan kecepatan 1 Ghz kini berkembang semakin revolusioner dengan ukuran yang makin mengecil secara fabrikasi dan memiliki multi inti pemroses dalam satu soket.

Pun demikian memori komputer yang awalnya mahal dan terbatas ukurannya dalam Megabita dalam satu kepingan, kini telah mencapai Gigabita dalam satu kepingan.

Yang terakhir dan sedikit terlambat dalam evolusi adalah media penyimpanan permanen harddisk yang hingga saat ini masih banyak menggunakan teknologi lampau dengan cara mekanisme cakram berpemutar di atas piringan magnetik (spindle) yang lambat (faktor latensi, dan waktu-cari/seek time) walau pun mengalami peningkatan kapasitas simpan secara luar biasa.

Dengan semakin cepat unit pemroses utama (CPU), semakin besar ukuran memori, keterbatasan utama ada pada lambatnya “komunikasi antar dua perangkat diawal dengan media penyimpanan permanen diska padat/harddisk.

Perihal lambatnya kinerja cakram padat/harddisk saat ini sudah bisa diatasi dengan teknologi penyimpanan jenis NAND Flash yang menawarkan kapasitas luas dimulai dari ukuran 400 Gigabita hingga 10 Terabita, berukuran sebesar telapak tangan (perangkat berjenis kartu PCI-E), dan tentu saja berkinerja tinggi (memiliki IOPS diatas 100 ribu dan lebar kanal saluran pertukaran data/bandwidth diatas 1 juta).

Salah satu media penyimpanan permanen NAND Flash berkinerja tinggi dengan kapasitas besar berukuran mini adalah Fusion-io yang saat ini di Indonesia dipasarkan Prima Integrasi.

Saya memiliki kesempatan dan pengalaman dalam menguji media penyimpanan Fusion-io jenis ioDrive2 berkapasitas 1.2 Terabita dengan IOPS mencapai 500 ribu, diklaim memiliki kinerja tinggi, sanggup melahap aplikasi berat seperti aplikasi basis data seperti Oracle, aplikasi virtualisasi VMWare, dan juga integrasinya dengan bermacam sistem operasi (Oracle Solaris, VMWare ESX, Linux, dan Windows).

Pada artikel selanjutnya saya akan paparkan lebih rinci mengenai pengujian fungsi dan kinerja Fusion-io dengan menggunakan mesin peladen jenis x86 dengan sistem operasi Oracle Solaris dan juga perangkat lunak basis data Oracle Database.

Jesie

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s