Perangkat baru, beban baru

Sudah hampir sebulan ini saya menggunakan perangkat kerja baru yaitu Fujitsu Lifebook S7111 dan seiring hal tersebut beban kerja saya juga semakin bertambah. Satu hal yang jelas berbeda adalah kecepatan saya dalam menyelesaikan suatu tugas/project dengan bantuan perangkat baru tersebut secara signifikan lebih baik dibanding ketika menggunakan Lifebook C-series (beuh…kalo inget lifebook seri ini tiba2 gw inget nyeri yang sering kambuh di bagian belakang leher), oh ya rekan Tedy Tirta sempat membuat komiknya loh šŸ˜€

Tugas yang pertama saya lakukan dengan lifebook baru ini adalah mengkonfigurasi Cisco Router milik kustomer di kawasan industri Jatake, Tangerang. Ternyata dibalik kemewahan dan kecanggihan S7111, terdapat juga kekurangan yang hanya bisa dipenuhi C-Series, S7111 tidak memberikan port Serial sehingga untuk mengkonfigurasi Cisco Router tersebut saya perlu menggunakan converter USB-to-Serial.

Hal diatas juga ternyata berlaku ketika saya melakukan konfigurasi awal untuk Enclosure Blade Server Fujitsu (kayaknya bakalan pinjam USB-to-Serial-nya Pak Syof terus nih) di salah satu kustomer di Kelapa Gading, yang menginginkan Blade Server tersebut di instalasi menggunakan Windows Server 2008 dan secara gilang-gemilang berhasil di instalasi (beuh, padahal Fujitsu (vendor lain) dan Microsoft baru akan menggunakan secara resmi hardware signature untuk Windows Server 2008 pada bulan Mei 2008, dengan memasukan pilihan Instalasi melaluiĀ  Fujitsu ServerStart ).

Tugas berikutnya adalah mempersiapkan project migrasi server Proxy milik salah satu kustomer yang kebetulan menggunakan GNU/Linux Red Hat untuk di migrasi menggunakan Red Hat EL 4 ES menggunakan dari mesin Primergy B Series ke Primergy TX200 S4 (damn, TX200S4 ini benar-benar sunyi dan dingin, hilang sudah anggapan saya bahwa Mesin Intel itu sama dengan Mesin Konveksi, bising dan berisik. šŸ˜€ ) yang harus saya simulasikan menggunakan VMWare Player dan VMXBuilder + VMWare Disk Manager dari Petruska untuk membuat image dari RHEL 4 ES tersebut (hehehehe gak perlu pakai barang bajakan,kan, buat bekerja optimal?) . Proyek ini baru saja diselesaikan minggu lalu.

Ditengah-tengah pengerjaan proyek-proyek diatas saya juga masih sempat untuk melakukan tugas on-callĀ  support dari beberapa kustomer, dan lifebook ini memang sangat baik untuk diandalkan sebagai peralatan kerja.

Yang menjadikan beban adalah, ditengah-tengah proyek tersebut adalah saya mendapatkan tawaran untuk bekerja disalah satu vendor hardware (plus sistem operasi) terbesar yang baru-baru ini mengakuisisi software basisdata kesukaan saya. Percayalah saya masih memikirkan tawaran ini dengan sangat mendalam dan ada petunjuk-Nya yang memberikan saya keputusan yang jelas dan lugas. Amin

Iklan

Satu pemikiran pada “Perangkat baru, beban baru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s